Island Getaway
Island Getaway departs daily from IndoNusa Marine in Benoa Harbor, which is situated 10 minutes from Kuta.
Island Getaway provides complimentary A/C pick-up and return to your hotel or villa from Kerobokan, Seminyak, Legian, Kuta, Tuban, Jimbaran, Nusa Dua, Canggu, Denpasar, Sanur, and direct to Airport. The estimated pick-up times will be between 06.30 - 07.00am, although depending on your location, pick-up times may vary.
Boat & Safety Features
NAROOMA
Narooma (Aboriginal word meaning CLEAR BLUE WATER) is a custom built vessel equipped with three 250hp Suzuki outboard motors, 24 individual Recaro style seating, international standard safety equipment all combining to offer a high speed, comfortable and safe trip direct to and from Gili Trawangan and Lombok.
Features :
- High speed, 2 hours +/-
- 24 individual Recaro style seating for high speed comfort
- Sun Deck
- Toilet
- Complimentary Fruit Juices, Water Bottles
- Full Insurance coverage
- Designed and built to International Standards
- Compliance exceeds Indonesia Standards
- Marine Grade fibreglass construction
- Life saving capacity 125% of licensed passengers numbers
- Trained and professional crews
Lombok (Head Office):
Jl. Intermilan 87 Puri Meninting Lombok Indonesia
Tel: +62 370 662 8139, Fax: +62 370 634 162, Mobile/SMS: +62 81 8369619
info@lombok-network.com
Home » Archives for 2012
Rabu, 10 Oktober 2012
Island Getaway
Gili-Gili Fast Boat From BALI TO GILI ISLANDS (DIRECT) and Return
Gili-Gili Fast Boat From BALI TO GILI ISLANDS (DIRECT) and Return
Gili-Gili fast Boat is one of the fast boat serves routes Bali (Benoa, Nusa Dua) to Gili Trawangan and return every day. Departures from Tanjung Benoa at 08.30am and the shuttle from the hotel 07.00-08.00am, arriving at 10.30am or 11.00am Lombok (when in the travel 2 .5 hours). Start at 12.00am from Gili Trawangan and Lombok (Telok Kodek) at 12.15pm (check inshould be ready 30 minutes before depart in all ports).
This ship is equipped with three engines with power 300pk /engine. Maximum speed of 35 knots per hour, with a capacity of 32 passengers. This ship is based procedure international safety standards, such as the provision of life jackets, GPS, Radio Contact, life craft, life ring, and other facilities such as toilets, baggage (located on the front).
Available on the sun deck is equipped mat, full music, Lcd Tv for movie playback, reclining seats, in the same provide for a hangover, the trash box. This boat also provides a box meal, fresh towels, mineral water, coffee or tea is available prior to departure. Other services are: pickup / delivery free of charge from / to an area of Kuta, Legian, Sanur, Seminyak, Denpasar, Kerobokan, Jimbaran, Nusa Dua, and Ubud (with extra cost).
EKA JAYA FAST BOAT FROM PADANG BAI TO GILI ISLANDS (DIRECT)
EKA JAYA FAST BOAT FROM PADANG BAI TO GILI ISLANDS (DIRECT)
Eka Jaya fast Boat is one of the fast boat operated between Bali to Gili Islands and Lombok, With all international standard of safety, provide a reliable services from Bali to Gili Trawangan Lombok with the shortest possible sea crossing approximately 60 minutes. Departs daily from Padang Bai Bali at 08:15 AM, arrive in Gili Trawangan and Teluk Kodek Lombok at 09:30AM. The boat leaves Gili Trawangan at 10:30 and arrive in Padang Bai at 11:30 AM.
Characteristic and Facilities on Board
Capacity 66 passenger cruising at 30 knot, toilet, GPS, Ship-to shore radio, life raft, fire extinguisher, reliability, speed, fully accredited captain and engineers, comfortable quality finish seating, spacious interior, daily departure, convenience schedule and convenience times.
Safety Equipments
- 4 Certified 25 man life raft
- 70 Life jacket
- Emergency Position Indicating Radio Beacon (EPIRB)
- Global Positioning System And Plotter (GPS)
- 2 dry powder 9 kg’s and 2 dry powder 4,5 kg’s fire extinguisher
- Radar
THE GILI CAT FAST BOAT FROM PADANG BAI TO GILI ISLANDS (DIRECT)
THE GILI CAT FAST BOAT FROM PADANG BAI TO GILI ISLANDS (DIRECT)
Gili Cat, a small Australian made fast boat, departs from Padang Bai Bali at 09:00 AM every day and takes about two and a half hours to Gili Trawangan, as well as Teluk Kodek Lombok. The boat leaves Gili Trawangan at 11:30 and sail back to Bali from the mainland at 12:15 PM.
Gili Cat is a fiberglass catamaran built in Australia to international survey standard. The 12 m vessel is powered by twin Suzuki 250hp four stroke engines and capable of cruising comfortably at 30 knots, with seat's capacity of 16 passengers under cover. This fast boat will get you there in the minimum time, and as dry as when you stepped on the boat. There is ample room to stow luggage and each passenger is allowed a two bags. This fast boat also equipped with the latest safety features and equipment, and a SOLAS standard life preserver for every passenger.
Blue Water Express From Benoa Bali To Gili Islands
3. BLUE WATER EXPRESS FROM BENOA BALI TO GILI ISLANDS (DIRECT)
It has a spacious sun-deck on the roof, and are fully equipped with international safety equipment, including life-jackets, auto-inflating life-rafts, distress flares, GPS / depth sounders, VHF radio, ring buoys.
Blue Water Express leaves Serangan Harbor in Bali at 08:00 AM for the three Gili, Trawangan, Meno and Air. The Blue Water Express departs from Gili Trawangan at 12:00.
NOTE:
All services are subject to weather conditions, and the trip across the Lombok Strait can get quite bumpy
|
Minggu, 07 Oktober 2012
Ada Kerajaan Monyet di Lombok
Ada Kerajaan Monyet di Lombok - Selain dianugerahi banyak pantai cantik, Lombok di NTB juga memiliki hutan nan hijau. Hutan Pusuk yang berada di kaki Gunung Rinjani tidak hanya memiliki pepohonan rindang, namun juga ada kerajaan monyet. Wihh!
Hutan, kawasan yang penuh dengan pepohonan dan hanya bisa diterobos dengan berjalan kaki atau trekking. Beda dengan yang lainnya, Hutan Pusuk di Lombok memiliki jalur yang bisa dilalui kendaraan. Hutan yang berada di kaki Gunung Rinjani ini dilewati jalan yang bisa diakses siapa saja.
Selagi menunggu sampai tempat tujuan, Anda bisa melihat indahnya pohon yang rindang dan hijau. Yang tak kalah menarik, hutan ini juga menjadi rumah bagi ratusan monyet liar. Ya, hutan ini memiliki nama lain Pusuk Monkey Forest atau Hutan Monyet Pusuk. Monyet akan berderet di sepanjang jalan. Begitulah suasananya saat detikTravel berkunjung ke tempat ini beberapa waktu lalu.
Tanpa malu-malu, mereka berderet di tepian jalan. Ada yang asyik duduk, ada yang asyik makan. Ada juga yang sibuk berebutan makanan dengan kawannya. Kelompok monyet ini dipisahkan oleh jalan aspal. Bukan karena mereka tidak bisa menyeberang, hanya saja memang begitu hukum alamnya.
Jika monyet yang tinggal di kiri jalan menyeberang ke kanan, maka akan jadi pertengkaran. Begitu juga sebaliknya. Meski sudah tahu akan berkelahi, namun tetap ada beberapa monyet yang memaksa menyeberang. Biasanya karena di seberang terdapat banyak makanan, sehingga mereka tergoda untuk mengambilnya.
Jalur ini tidak selamanya berisi pohon dan aspal, namun ada juga beberapa warung yang bisa jadi tempat beristirahat barang sejenak. Namun hati-hati dengan monyet jahil yang akan mencuri barang-barang dan makanan Anda. Ada beberapa monyet yang cukup agresif jadi perhatikan barang bawaan Anda jika tidak ingin pindah tangan.
Karena letaknya yang ada di kaki gunung, udara di sini cukup sejuk. Jadi meski siang hari, udara masih terasa dingin sehingga menyempurnakan istirahat Anda. Menikmati pemandangan hijau pepohonan dari warung di tepi tebing juga jadi salah satu cara favorit para pelancong menghabiskan waktu di Hutan Pusuk.
Gunung Rinjani
Gunung Rinjani - Gunung Rinjani ini adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Nah, gunung ini merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia loh dengan ketinggian 3.726 m dpl. Tau nggak, kalau Rinjani gunung paling favorit bagi pendaki Indonesia karena pemandangannya yang sangat indah. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Secara administratif gunung ini berada dalam wilayah tiga kabupaten: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat.
AirsAsia Ajak Wartawan Malaysia ke Lombok
AirsAsia Ajak Wartawan Malaysia ke Lombok - [MATARAM] Manajemen AirAsia mengajak wartawan Malaysia ikut dalam penerbangan perdana dari Kuala Lumpur ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (12/10).
"Dalam rapat koordinasi dengan manajemen AirAsia di Mataram, Rabu (3/10), terungkap bahwa akan ada sejumlah wartawan Malaysia yang diajak ke Lombok bersama penumpang lainnya untuk penerbangan perdana ke Lombok," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB Ridwan Syah, di Mataram, Minggu (7/10).
Ia mengatakan manajemen Air Asia telah memastikan rute baru penerbangan AirAsia yakni Kuala Lumpur- Lombok akan dimulai pada 12 Oktober 2012.
Penerbangan perdana itu akan membawa 180 orang penumpang, termasuk belasan orang wartawan dari berbagai media cetak terbitan Malaysia.
"Tentu akan berdampak positif terhadap kemajuan pembangunan di wilayah NTB, karena penyebaran informasi oleh wartawan Malaysia tentang penerbangan langsung Kuala Lumpur-Lombok tentu menyejukkan hati para TKI dan warga NTB lainnya di Malaysia, karena AirAsia merupakan maskapai penerbangan berbiaya murah," ujarnya.
Ridwan juga menginformasikan bahwa belasan pejabat NTB juga akan ikut dalam penerbangan perdana AirAsia ke Lombok, di antaranya Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, atau Wakil Gubernur NTB H Badrul, Ketua DPRD NTB H Lalu Sujirman, Ketua Komisi II dan Komisi III DPRD NTB.
Ridwan dan Kepala Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB H Lalu Gita Aryadi, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, juga akan ikut dalam penerbangan perdana itu.
Direncanakan, Gubernur NTB atau Wakil Gubernur NTB beserta rombongan NTB akan berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat Air Asia dari Denpasar atau Surabaya, pada 11 Oktober 2012. Keesokan harinya ikut dalam penerbangan perdana dari Kuala Lumpur menuju Lombok.
Pihak AirAsia juga akan mengutus CEO AirAsia Malaysia Aireen Omar dan Presiden Direktur AirAsia Indonesia Dharmadi, untuk mendampingi pejabat NTB itu.
Wisata Di Lombok
Pilihan Wisata Pulau Lombok - Pulau Lombok telah menjadi destinasi wisata menggiurkan bagi turis lokal maupun mancanegara, setelah Bali. Di pulau ini, terdapat banyak lokasi wisata bahari dan pegunungan serta taman peninggalan kerajaan lombok abad ke-17.
Ada yang menyebut Pulau Lombok memiliki kelebihan dibandingkan Bali. Di pulau ini wisatawan dimanjakan dengan berbagai jenis pilihan wisata mulai pantai dengan ombak yang tenang, perairan yang jernih hingga terlihat terumbu karang dari permukaan air laut, hingga ombak yang cocok untuk berselancar. Mutiara laut dan pemandangan gunung Rinjani yang indah, menjadi nilai plus tersendiri.
Wisata Lombok sebenarnya mulai booming sejak tahun 1990-an. Dari data dinas kebudayaan dan pariwisata menyebut, jumlah turis yang berkunjung terus meningkat. Tahun 2010 wisatawan ke Lombok berkisar 550 ribu orang, 2011 naik menjadi 800 ribu orang dan pada tahun 2012 ditargetkan 1 juta orang mengunjungi Lombok.
Nuansa religi di pulau ini masih sangat kental, ditunjukkan dengan berdirinya banyak masjid di pinggir jalan. Bahkan masjid itu berdiri hanya berjarak sekitar 200 – 500 meter antara masjid yang satu dengan lainya. Hingga wisatawan menyebutnya dengan kota seribu masjid.
Memang di balik besarnya potensi wisata yang dimiliki, soal infrastruktur jalan masih menjadi kendala. Misalnya poros jalan yang menghubungkan antara Lombok Barat dengan Lombok Utara, Lombok Utara dengan Lombok Tengah, kondisi jalan sepanjang ratusan kilometer itu boleh dibilang masih cukup sempit. Bahkan untuk bus pariwisata ukuran kecil dengan kapasitas penumpang sekitar 20 orang saja, masih kesulitan jika berpapasan dengan mobil sejenis Avanza. Apalagi dengan kendaraan besar.. Padahal itu merupakan jalur utama yang harus dilewati wisatawan yang berkunjung ke beberapa tempat wisata di beberapa kabupaten.
Dibangunnya Bandara Internasional Lombok yang dioperasikan sejak 1 Oktober 2011 lalu, setidaknya menjadi komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lombok. Rute domestik dari seluruh Indonesia pun telah terbuka. Sedangkan untuk rute internasional baru melayani rute Lombok-Singapore.
Beberapa lokasi wisata pantai di Lombok yang menjadi favorit jujukan para wisatawan, diantaranya Pantai Senggigi, Pantai Mangsit (bagian pantai Senggigi), Pantai Malimbu, Pulau Gili Trawangan dan Gili Namu.
PANTAI MALIMBU
Di Pantai Malimbu misalnya, pantai yang berbatasan langsung dengan pegunugan ini memiliki panorama yang sangat indah. Kondisi pantai yang bersih, riak ombak yang tidak terlalu besar, kondisi air yang jernih hingga tembus pandang ke batuan karang di dasar pantai, menjadi daya tarik yang luar biasa. Pepohonan di pinggir pantai yang tumbuh rancak, menambah sejuk cuaca yang sangat cocok bagi wisatawan untuk bermain dan berjemur di sepanjang pantai.
Keindahan pantai ini pula yang membuat investor berlomba-lomba membangun tempat penginapan berupa resort, hotel, villa dan pub. Tak ayal, harga tanah di kawasan pantai yang menjadi objek wisata ini harganya melambung tinggi hingga pada kisaran Rp 200-500 juta per are. Semakin mendekati pantai, maka harga tanah semakin mahal."Dulu tahun 1980-an, orang mau dikasih tanah gratis saja di sekitar sini tidak ada yang mau. Tapi sekaran harganya ratusan juta," kata Ramli, salah seorang wartawan lokal yang ikut dalam rombongan wisata bersama Citilink
Keindahan pantai yang menakjubkan telah membuat wisatawan asing betah tinggal di kawasan pantai. Bahkan tak jarang mereka membagun vila di kawasan pantai dengan mengatasnamakan nama orang lokal. Villa the Hill di kawasan pantai Malimbu, misalnya, perkampungan yang seluruh penghuninya adalah wisatawan asing.
GILI TRAWANGAN
Pantai yang juga sangat digandrungi para turis adalah pantai di Pulau Gili Trawangan dan pantai Gili Namo. Pantai ini tak hanya menyajikan pesona pantai yang cocok untuk diving, bersnoorkling dan kayaker, tapi wisatawan akan disuguhi pemandangan air laut yang jernih hingga tembus ke dasar pantai yang dipenuhi dengan karang-karang yang cantik dan menakjubkan.
Untuk sampai ke lokasi ini, wisatawan harus menyeberang menggunakan kapal motor atau speed boat dari kawasan pelabuhan Malimbu dengan jarak tempuh berkisar 30-40 menit dengan biaya menyebarang berkisar Rp 50-100 ribu.
Dikawasan Malimbu ini juga terdapat potensi laut berupa mutiara. Masyarakat di sekitar pantai banyak yang memanfaatkan budidaya mutiara. Mutiara dari kawasan Malimbu ini sangat dikenal sebagai mutiara berkelas dunia dengan dilengkapi sertifikat. Sehingga untuk mutiara grade A, per gramnya bisa bernilai ratusan juta rupiah.
Selain wisata pantai, pelancong juga dimanjakan dengan wisata pegunungan. Bagi wisatawan yang memiliki hoby traking, bisa menyalurkan hobinya melakukan pendakian ke puncak gunug Rinjani. Pendakian bisa memulai start di Senaru yang merupakan kaki gunug Rinjani.
Dari Malimbu ataupun dari kota Mataram, ke Senaru butuh waktu tempuh sekitar 2 jam. Di Senaru ini juga terdapat panorama air terjun Senaru yang sangat indah. Wisatawan juga tidak akan kesulitan untuk tempat penginapan dan rumah makan, karena di kawasan Senaru banyak berdiri tempat penginapan dan rumah makan serta fasilitas dan guide utnuk melakukan pendakian.
Menu khas di rumah makan kawasan Senaru cukup mencengangkan, karena dalam satu porsi bisa dimakan untuk empat orang, yang dikenal dengan istilah begibung. Menunya terdiri dari nasi putih, ayam masak merah, urap-urap,l odeh dari hati pelepah pisang, kare daging dan sate ikan laut.
Wisatawan juga bisa menikamti keraton Narmada sisa peninggalan kerajaan Putra Anak Agung di Bali. Tempat ini berada di pinggiran kota Mataram.
Keraton merupakan komplek tempat tinggal raja, lengkap dengan tamannya yang cukup luas serta tiga kolam renang dan air suci untuk awet muda. Taman Narmada ini menjadi Istana Raja Lombok yang beragama hindu, putra raja Bali yang memerintah pada abad ke 17.
Kolam itu sendiri ketika masa kerajaan masih berkuasa, digunakan untuk pemandian para selir. Selain itu, kolam itu juga digunakan sebagai miniatur danau Anak Segaran di gunug Rinjani. Sehingga raja sendiri ketika itu sering melakukan ritual di kawasan kolam untuk mencegah meletusnya gunung Rinjani. Sedangkan air suci digunakan untuk mengobati penyakit pada masa kerajaan, dan sampai sekarang masih dipercaya masyarakat sebagai air awet muda.
Langganan:
Komentar (Atom)

